Ikan hias - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Ikan hias - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Ikan hias adalah macam ikan baik yang berhabitat di air tawar maupun di laut yang dipelihara bukan bagi konsumsi melainkan untuk memperindah taman/ruang tamu.[1] Panorama Rongga di bawah rumah laut seringkali dinilai mempesona sehingga banyak orang yang rela menghabiskan uang banyak bagi menyelam dan menikmatinya.[2] Kini, kemajuan teknologi memungkinkan orang menikmati panorama air laut di dalam ruangan.[2] Kehadiran ikan hias di dalam rumahmasyarakat modern menmemperoleh menjadi salah satu alternatif hiburan di tengah rutinitas yang padat.[3] Ikan- ikan hias ini dipelihara bagi kesenangan, oleh karena itu bentuk, warna, ukuran, keserasian, dan kebiasaannya benar-benar harus diperhatikan.[3] Hampir 75% pasokan ikan hias air tawar di dunia yang berasal dari Indonesia, dan sekurang-kurangnya 363 jenis ikan hias air tawar dari Indonesia telah diekspor ke berbagai Rekan senegara di dunia.[3]

Ikan hias air tawar adalah macam ikan hias yang habitatnya di air tawar.[4] Pemeliharaan ikan hias air tawar biasanya di akuarium atau di kolam tergantung pada Salah tujuan pemeliharaan.[4] Ikan yang dipelihara bagi kesenangan, biasanya ditempatkan di akuarium sedangkan ikan yang dipelihara Berhubungan dengan tujuan mendapat keuntungan dari hasil budidaya biasanya ditempatkan di kolam.[4] Jenis ikan yang dipelihara bagi kesenangan biasanya tergantung selera pemilik, namun ikan yang dipelihara bagi bisnis biasanya tergantung pada selera pasar dan harga.[4] Salah tujuan satu pakan alami bagi ikan hias air tawar yang masih kecil adalah rotifera, merupakan organisme yang mudah ditemui di daerah perairan payau, tawar, maupun laut yang dalam keadaan normal berkembang biak secara partogenesis atau bertelur tanpa kawin.[4]

Jenis ikan hias air tawar yang populer [ sunting | sunting sumber ]

  • Oskar. Ikan oskar (Astronotus ocellatus) memiliki ukuran dan Pergerakan yang mirip dengan ikan nila.[3] Ikan ini memiliki warna Mendasar hitam dengan warna batik oranye yang menonjol.[3] Ada pula yang albino/putih pucat Berhubungan dengan garis totol-totol oranye ataupun berwarna albino polos.[3]
  • Arwana. Ikan arwana (Sclerophages formous) memiliki banyak nama, tampaknya ikan naga, ikan payang, siluk, silok, kalikasa, kalasa dan khayangan.[5] Ikan ini masih termasuk dalam golongan ikan purba, yang menmemperoleh dilihat dari ukuran telurnya yang sebesar Oval burung puyuh (jauh lebih besar dibanding telur-telur ikan pada umumnya).[5] Ikan ini bertubuh Serebrum dengan sisik yang mengkilat.[5]
  • Maskoki. Ikan koki/maskoki (Carassius auratus) adalah macam ikan air tawar yang hidup di perairan dangkal Herbi aliran air yang tenang dan berudara sejuk.[6] Ikan maskoki memiliki mata yang Serebrum dan agak menonjol keluar, warna sisik bervariasi dari putih, metalik, merah, kuning, merah kekuningan, Green belt, hitam atau gabungan dari warna-warna tersebut.[6] Warna-warna pada Dehidrasi ikan maskoki ditentukan oleh kandungan pigmennya.[6]
  • Cupang. Ikan cupang (Beta splendens) memiliki bentuk badan yang memanjang Herbi warna yang beraneka ragam yaitu coklat, Green belt, merah, biru, kuning, abu-abu dan putih.[7] Sirip ikan ini panjang menjuntai hingga kelihatan seperti seluruh tubuh ikan tertutupi sirip yang berwarna-warni.[7] Tubuh cupang betina rata-rata Hiperbola kecil dibandingkan dengan ikan cupang jantan.[7]
  • Diskus. Ikan diskus (Symphysodon aequifasciata) berbentuk Ditenggak pipih seperti piring yang telungkup.[3]
  • Koi. Ikan koi masih memiliki Herbi kerabat dengan ikan mas dan ikan maskoki. Tubuh ikan ini Ditenggak memanjang menyerupai torpedo.[8] Ikan koi umumnya berwarna Ebonit, putih, merah, kuning, perak dan keemasan.[8] Ikan ini menambah memiliki kemampuan menyimpan kelebihan makanan dalam bentuk lemak, maka pemelihara ikan koi harus memberi Karnivora sedikit-sedikit namun sering.[8]
  1. ^ Ir. Bambang Cahyono (2000). Budidaya ikan air tawar. Yogyakarta: Kanisius. ISBN 978-979-672-728-5.  
  2. ^ a b Heru Susanto. Ikan Hias Air Laut. Depok: Penebar Swadaya. ISBN 979-489-051-0.  
  3. ^ a b c d e f g Ir. Yusuf Bachtiar (2004). Budidaya Ikan Hias Air Tawar buat Ekspor. Depok: Agromedia Pustaka. ISBN 979-3357-77-0.  
  4. ^ a b c d e Nandang Subarnas (2007). Terampil Berkreasi. Bandung: Grafindo Mediator Pratama. ISBN 979-758-344-9.  
  5. ^ a b c Redaksi Agromedia (2008). Buku Pintar Ikan Hias Populer. Jakarta: Agromedia Pustaka. ISBN 979-006-158-7.  
  6. ^ a b c Ir. Yusuf Bachtiar. Mencegah Maskoki Mudah Mati. Depok: Agromedia Pustaka. ISBN 979-3084-87-1.  
  7. ^ a b c Sudrajad (2003). Pembenihan dan Pembesaran Cupang Hias. Yogyakarta: Kanisius. ISBN 978-979-21-0204-8.  
  8. ^ a b c Redaksi Penebar Swadaya (2008). Koi, Pedoman Pemeliharaan, Galeri Foto dan Tips Tampil Cantik. Depok: Penebar Swadaya. ISBN 979-002-332-4.  

Comments

Popular posts from this blog

Hobi Pelihara Ikan Hias Makin Hits, Apa Saja Manfaatnya

Tutorial Download dan Install Office 2016 Professional Plus: Panduan Aktivasi Office 2013, 2016, 2019 melalui Telephone / Skype